Mortar Perbaikan

Sika® MonoTop®-613 IND

Sika MonoTop-613 IND adalah satu komponen mortar siap pakai yang telah dimodifikasi untuk perbaikan beton.

Sika® MonoTop®-615 HB

Sika MonoTop-615 HB adalah 1 komponen material repair mortar (mortar untuk perbaikan) berbahan dasar semen, modifikasi polymer dan mengandung silica fume. Sika MonoTop-615 HB merupakan bagian dari Sistem MonoTop untuk perbaikan dan pelindung beton.

SikaTop®-121

SikaTop-121 adalah dua komponen polimer mortar yang dapat ditrowel untuk perekat dan bahan pengisi beton, berfungsi sebagai perbaikan permukaan beton.

SikaTop®-122

SikaTop-122 adalah dua komponen Polimer mortar untuk perbaikan tambahan fiber polyamide untuk perbaikan dan levelling beton yang kekuatannya tinggi

Sikadur®-41 CF Normal

Sikadur-41 CF Normal adalah tiga komponen mortar bebas solvent dan bersifat thixotropic, hasil kombinasi epoxy resin dan bahan pengisi celah khusus, untuk digunakan sebagai perekat dan perbaikan struktural beton dengan temperatur +10°C sampai +30°C.

Sikadur®-31 CF Normal

Sikadur-31 CF Normal adalah dua komponen mortar bebas solvent, tahan kelembaban, dan bersifat thixotropic, hasil kombinasi epoxy resin dan bahan pengisi celah khusus, untuk digunakan sebagai perekat dan perbaikan struktural beton dengan temperatur +10°C sampai +30°C.

SikaGrout® FM

SikaGrout FM adalah semen grouting siap pakai, dengan panas hidrasi rendah, mengandung silica fume yang dapat meningkatkan kelecakan, mempunyai karakteristik tidak menyusut untuk pengisian celah atau perbaikan beton.

SikaGrout® 215 (new)

SikaGrout 215 (new) adalah semen grouting siap pakai yang mempunyai karakteristik tidak menyusut dengan waktu kerja yang sesuai untuk temperature lokal. Dapat mengalir sangat baik. Memenuhi persyaratan standar Corps of Engineer CRD C-621 dan ASTM C-1107.

SikaGrout®-214-11

SikaGrout 214-11 adalah semen grouting anti-susut dengan 2 tahap mekanisme kompensasi penyusutan yang unik. Bersifat non-metallic dan tidak mengandung klorin. SikaGrout 214-11 mengimbangi penyusutan baik pada saat plastis maupun sesudah mengeras. Sesuai dengan spesifikasi dari Corps of Engineer's CRD C-621 dan ASTM C-1107.