17/12/2025
Exposed Roof Roofing Liquid Applied Membrane

Hindari kesalahan instalasi membrane atap yang bisa menyebabkan kebocoran. Pelajari cara pemasangan waterproofing dak beton yang benar untuk hasil optimal.

Memasang waterproofing dak beton di atap rumah adalah langkah penting dalam memastikan perlindungan maksimal terhadap kebocoran dan kerusakan struktur.

Namun, kesalahan dalam proses instalasi dapat menyebabkan masalah serius, seperti kebocoran yang berkelanjutan dan kerusakan pada struktur bangunan di bawahnya. Untuk itu, penting untuk memahami kesalahan umum yang sering terjadi dan cara menghindarinya.

Dalam artikel ini, akan dibahas lima kesalahan yang sering terjadi saat memasang waterproofing membrane di atap rumah dan bagaimana cara memperbaikinya agar atap Anda terlindungi dengan sempurna.

Kesalahan Paling Sering Terjadi

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat pemasangan waterproofing membrane, antara lain:

1. Tidak Memakai Primer

Primer berfungsi sebagai lapisan pengikat pertama yang memastikan bahwa waterproofing membrane menempel dengan kuat pada substrat (permukaan atap).

Tanpa primer, daya rekat membrane dapat berkurang, dan ini menyebabkan membrane mudah terlepas atau rusak seiring waktu.

Banyak installer yang mengabaikan penggunaan primer karena menganggapnya tidak penting, padahal lapisan ini adalah fondasi yang sangat penting untuk keberhasilan waterproofing.

Selalu pastikan untuk mengaplikasikan primer pada seluruh permukaan atap sebelum memasang membrane.

Primer yang merata akan memastikan daya rekat yang lebih kuat dan mencegah membrane terlepas atau bergelombang. Sehingga meningkatkan efektivitas perlindungan terhadap kebocoran.

2. Overlap Terlalu Sedikit

Pada proses pemasangan membrane, overlap atau tumpang tindih antar lapisan membrane sangat penting untuk mencegah celah yang bisa menjadi jalur masuk air.

Banyak installer yang mengaplikasikan overlap terlalu sedikit atau bahkan tidak memeriksa seberapa rapat sambungannya, yang bisa menyebabkan air merembes melalui celah tersebut.

Pastikan untuk mengikuti petunjuk aplikasi overlap yang sesuai standar. Biasanya, overlap harus minimal 10-15 cm, tergantung pada jenis membrane yang digunakan.

Dengan memastikan overlap yang tepat, Anda dapat mencegah air masuk melalui sambungan membrane dan menjaga atap tetap kedap air.

3. Torch Berlebihan

Proses aplikasi torch-on menggunakan alat pemanas untuk melelehkan bagian bawah membrane dan menempelkannya ke permukaan atap.

Namun, penggunaan suhu yang terlalu tinggi atau torch yang berlebihan dapat merusak membrane, mengurangi daya rekat, atau bahkan membakar bagian dari membrane tersebut.

Gunakan suhu yang tepat saat melakukan aplikasi torching dan pastikan hanya bagian bawah membrane yang meleleh untuk menempel pada substrat. Pemanasan berlebihan harus dihindari karena dapat merusak struktur membrane.

Torch harus diterapkan dengan hati-hati dan hanya cukup untuk menghasilkan ikatan yang kuat antara membrane dan permukaan atap.

4. Substrat Kotor & Lembap

Sebelum pemasangan membrane, substrat atau permukaan atap harus dalam keadaan bersih dan kering.

Permukaan yang kotor atau lembap dapat menghambat daya rekat membrane, membuatnya tidak menempel dengan baik, dan meningkatkan kemungkinan kebocoran.

Debu, kotoran, atau kelembapan dapat mengurangi kualitas waterproofing dak beton dan menyebabkan masalah jangka panjang.

Perbaikan yang benar yakni dengan memastikan untuk membersihkan substrat dari debu, kotoran, atau bahan lain yang dapat menghalangi aplikasi membrane.

Gunakan alat yang tepat untuk membersihkan permukaan, seperti sikat atau vakum industri, untuk memastikan permukaan benar-benar bersih. Kalau perlu, Anda bisa membersihkannya beberapa kali sampai hasilnya baik.

Selain itu, pastikan substrat dalam keadaan kering sebelum memasang membrane untuk mencegah kelembapan yang dapat merusak daya rekat.

5. Tidak Memakai Protection Layer

Protection layer adalah lapisan pelindung yang diterapkan setelah waterproofing untuk melindungi membrane dari kerusakan mekanis dan lingkungan.

Tanpa lapisan ini, membrane dapat rusak akibat tekanan fisik, sinar UV, atau cuaca ekstrem. Banyak installer yang sering mengabaikan lapisan pelindung ini, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada membrane dan kebocoran di masa depan.

Setelah membrane terpasang, pastikan untuk menambahkan lapisan pelindung, seperti screed atau mortar pelindung, untuk melindungi membrane dari kerusakan fisik.

Lapisan ini juga akan membantu memperpanjang umur membrane dan memastikan perlindungan yang lebih baik terhadap air.

Cara Perbaikan Waterproofing Membrane yang Benar

internal artikel december 2025

Berikut ini cara mengaplikasikan waterproofing dak beton yang benar supaya atap rumah Anda mendapatkan perlindungan maksimal:

1. Pastikan Primer Merata

Penggunaan primer adalah langkah pertama yang penting untuk memastikan daya rekat membrane yang kuat.

Aplikasikan primer dengan merata pada permukaan atap menggunakan kuas atau roller. Setelahnya biarkan kering sesuai instruksi sebelum melanjutkan ke langkah pemasangan membrane. Supaya langkah berikutnya bisa Anda lalui dengan baik.

2. Gunakan Overlap Sesuai Standar

Untuk memastikan membrane menempel dengan kuat dan mencegah kebocoran, pastikan overlap antara lapisan membrane minimal 10-15 cm. Selain itu, pastikan sambungan antar lapisan rapat dan tidak ada celah yang dapat menjadi jalur masuk air.

3. Torch Hanya Sampai Bonding

Aplikasi torching sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan hanya cukup untuk mencairkan bagian bawah membrane agar menempel pada permukaan atap.
Jangan terlalu banyak menggunakan panas untuk menghindari kerusakan pada membrane dan pastikan hanya bagian bawah yang meleleh.

4. Tambahkan Screed atau Mortar Pelindung

Setelah membrane terpasang, tambahkan screed atau mortar pelindung sebagai lapisan perlindungan tambahan. Lapisan ini akan melindungi membrane dari kerusakan fisik dan memperpanjang umur sistem waterproofing dak beton atap Anda.

Waterproofing Dak Beton Bangunan Anda dengan Sika!

Memasang waterproofing membrane di atap rumah adalah langkah penting untuk melindungi bangunan dari kebocoran dan kerusakan struktural.

Namun, kesalahan dalam instalasi dapat menyebabkan masalah jangka panjang, seperti kebocoran yang terus-menerus dan kerusakan pada struktur di bawahnya.

Dengan mengikuti prosedur yang benar seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, Anda dapat memastikan bahwa sistem waterproofing atap Anda berfungsi dengan maksimal.

Untuk hasil waterproofing yang optimal, penggunaan membrane berkualitas tinggi menjadi faktor penting. SikaShield® P24 S dan SikaShield® P24 MG hadir sebagai solusi perlindungan atap dan balkon dengan keunggulan masing-masing.

SikaShield® P24 S dirancang dengan lapisan bitumen fleksibel yang tahan terhadap paparan sinar UV, sehingga mampu mengikuti pergerakan struktur atap tanpa mudah retak.

Dukungan material non-woven polyester fabric memberikan daya rekat yang kuat dan stabil, menjadikannya pilihan tepat untuk perlindungan jangka panjang. Produk ini juga mudah diaplikasikan menggunakan metode torch-on, memastikan hasil pemasangan lebih merata dan efektif.

Sementara itu, SikaShield® P24 MG menawarkan perlindungan tambahan melalui lapisan mineral dekoratif pada permukaannya. Selain meningkatkan ketahanan terhadap cuaca ekstrem dan sinar matahari, lapisan ini juga memberikan nilai estetika lebih pada tampilan atap.

Sama seperti varian P24 S, produk ini memiliki daya rekat tinggi berkat struktur non-woven polyester fabric serta dapat diaplikasikan dengan metode torch-on untuk hasil yang optimal.

Dengan memahami keunggulan masing-masing produk, pemilihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan dan tampilan atap rumah, sehingga hasil waterproofing lebih efektif dan tahan lama.

Apalagi, Sika telah mempunyai pengalaman sepanjang 114 tahun dan sudah menangani berbagai proyek, baik nasional maupun internasional. Proyek yang sudah dikerjakan di Indonesia adalah Wahoo Waterworld, Bandung.

Bukan hanya itu, Sika telah mengerjakan proyek internasional, yaitu Kompleks Perumahan Mirador de los Ocobos, Armenia Colombia. Sika juga menjadi brand pencetus semen waterproofing di Indonesia.

Penerapan produk waterproofing dak beton Sika dengan metode aplikasi yang tepat akan memberikan perlindungan maksimal terhadap kebocoran, sehingga atap bangunan tetap kering, aman, dan tahan lama.

Untuk mendapatkan produk asli, beli melalui Shopee Official Store Sika, dan kunjungi laman resmi Sika Indonesia untuk memperoleh informasi produk, spesifikasi, serta panduan aplikasi secara lengkap.

 

Artikel dikurasi oleh:

Mark Alexander - Waterproofing Specialist