14/04/2026
Industrial Flooring Flooring

Kenali apa itu screeding lantai, fungsi, jenis, tips aplikasi, serta rekomendasi material Sika untuk hasil lantai beton lebih rata dan tahan lama.


Hasil akhir lantai beton yang rata, kuat, dan nyaman digunakan tidak hanya bergantung pada material finishing. Sebelum masuk ke tahap pemasangan keramik, vinyl, coating, epoxy, atau sistem lantai lainnya, ada proses persiapan permukaan yang perlu diperhatikan, yaitu screeding lantai.

Screeding lantai berfungsi untuk menciptakan permukaan yang lebih rata, stabil, dan siap menerima tahap finishing. Dalam pekerjaan konstruksi, proses ini sering digunakan pada rumah tinggal, gedung komersial, pabrik, gudang, area parkir, hingga fasilitas publik yang membutuhkan lantai dengan kualitas permukaan lebih baik.

Pada area dengan aktivitas tinggi, screeding juga dapat menjadi bagian dari sistem lantai beton yang lebih menyeluruh. Setelah permukaan rata dan sesuai kebutuhan, lantai dapat dilanjutkan dengan pilihan finishing yang tepat, termasuk penggunaan floor hardener untuk area yang membutuhkan ketahanan lebih tinggi terhadap gesekan dan beban penggunaan harian.
 

Apa Itu Screeding Lantai?

Screeding lantai adalah proses pengaplikasian lapisan campuran semen, pasir, air, atau material mortar tertentu di atas permukaan beton. Tujuannya adalah untuk meratakan permukaan, menyesuaikan elevasi lantai, dan menciptakan bidang kerja yang lebih siap sebelum tahap finishing dilakukan.

Secara umum, screed diaplikasikan di atas lantai dasar beton atau subfloor. Lapisan ini membantu memperbaiki permukaan yang kurang rata, menutup perbedaan level kecil, serta memberikan dasar yang lebih baik untuk pemasangan material penutup lantai seperti keramik, granit, vinyl, SPC, epoxy, atau material lainnya.

Ketebalan screed lantai dapat berbeda-beda tergantung kebutuhan proyek, kondisi permukaan, area aplikasi, dan jenis finishing yang akan digunakan. Karena itu, screeding sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai pekerjaan meratakan lantai, tetapi juga sebagai bagian dari perencanaan sistem lantai agar hasil akhirnya lebih optimal.

Kebutuhan Penting Lantai Dapur Komersial

Screeding lantai memiliki beberapa fungsi penting dalam pekerjaan lantai beton. Bukan hanya membantu meratakan permukaan, proses ini juga memengaruhi kesiapan lantai sebelum menerima material finishing. Berikut beberapa fungsi screeding lantai yang perlu dipahami.

1. Meratakan Permukaan Lantai 

Fungsi utama screeding lantai adalah menciptakan permukaan yang lebih rata. Permukaan beton yang tidak rata dapat menimbulkan masalah pada tahap finishing, seperti keramik tidak presisi, lapisan pelapis tidak menyebar sempurna, atau lantai terasa bergelombang ketika digunakan.

Dengan proses screeding, permukaan lantai dapat dibuat lebih halus dan stabil. Hal ini penting untuk area yang membutuhkan tampilan rapi dan kenyamanan penggunaan, seperti rumah, kantor, showroom, area komersial, hingga fasilitas publik.

2. Menyesuaikan Ketinggian Lantai

Screeding juga digunakan untuk membantu menyesuaikan level lantai. Dalam proyek bangunan, sering kali terdapat perbedaan elevasi antara satu area dengan area lainnya. Lapisan screed dapat membantu menciptakan ketinggian yang lebih seragam sebelum pemasangan material akhir dilakukan.

Fungsi ini penting pada area yang akan dipasang keramik, granit, atau material penutup lantai lainnya. Jika level lantai tidak direncanakan dengan baik, hasil pemasangan bisa terlihat kurang rapi dan tidak nyaman digunakan.

3. Menjadi Dasar untuk Finishing Lantai

Screeding lantai membantu menciptakan dasar yang lebih siap untuk berbagai jenis finishing. Permukaan yang rata dan stabil akan memudahkan proses pemasangan material penutup lantai, baik untuk kebutuhan hunian, komersial, maupun industri.

Pada area tertentu, screed dapat menjadi bagian dari sistem lantai yang nantinya dilanjutkan dengan finishing seperti epoxy lantai, coating, atau floor hardener. Pemilihan finishing perlu disesuaikan dengan fungsi ruang, intensitas lalu lintas, beban penggunaan, dan kebutuhan ketahanan lantai.

4. Membantu Meningkatkan Kualitas Permukaan Lantai

Meskipun screed tidak selalu memiliki fungsi struktural seperti beton utama, lapisan ini dapat membantu meningkatkan kualitas permukaan lantai secara keseluruhan. Screed yang diaplikasikan dengan benar dapat membantu mengurangi risiko permukaan tidak rata, retak halus, atau kerusakan akibat pemasangan finishing yang kurang optimal.

Untuk area dengan beban tinggi, screeding perlu direncanakan dengan material dan metode yang sesuai. Jika lantai digunakan sebagai area gudang, pabrik, bengkel, parkir, atau jalur forklift, maka sistem finishing seperti floor hardener dapat dipertimbangkan agar permukaan lantai memiliki ketahanan yang lebih baik.

Selanjutnya, kemudahan maintenance juga penting karena aktivitasnya padat dan tidak bisa sering terganggu oleh perbaikan. Lantai yang mudah dibersihkan akan membantu menjaga kebersihan tanpa memakan banyak waktu.

Selain itu, material yang tidak memerlukan perawatan rumit bisa menghemat biaya jangka panjang. Anda juga tidak perlu khawatir dengan noda yang sulit hilang atau perawatan khusus yang merepotkan.
 

Jenis-Jenis Screed Lantai

Internal Artikel Juni 2026

Dalam praktik konstruksi, screed lantai tidak hanya terdiri dari satu jenis. Pemilihannya dapat berbeda tergantung kondisi permukaan, kebutuhan ketebalan, area aplikasi, hingga jenis finishing yang akan digunakan setelahnya. Karena itu, memahami jenis-jenis screed lantai dapat membantu menentukan metode yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek.

1. Screed Konvensional 

Screed konvensional biasanya menggunakan campuran semen, pasir, dan air. Jenis ini banyak digunakan karena materialnya mudah ditemukan dan aplikasinya cukup umum dalam pekerjaan konstruksi.

Namun, hasil akhirnya sangat bergantung pada kualitas campuran, ketebalan aplikasi, keterampilan pekerja, serta proses perawatan setelah pengerjaan. Jika tidak dikerjakan dengan benar, permukaan screed dapat berisiko retak, tidak rata, atau terlalu cepat kehilangan kelembapan.

2. Screed Instan atau Mortar Siap Pakai 

Screed instan menggunakan material mortar yang sudah diformulasikan secara khusus. Biasanya, pengguna hanya perlu menambahkan air sesuai petunjuk teknis sebelum diaplikasikan.

Keunggulan jenis ini adalah kualitas campuran yang lebih konsisten, aplikasi lebih praktis, dan risiko kesalahan takaran material lebih kecil. Screed instan cocok untuk proyek yang membutuhkan efisiensi waktu dan hasil permukaan yang lebih seragam.

3. Self-Leveling Screed 

Self-leveling screed adalah jenis screed yang dirancang untuk membantu meratakan permukaan lantai dengan lebih mudah. Material ini memiliki kemampuan mengalir dan mengisi area permukaan yang tidak rata secara lebih merata dibandingkan screed konvensional.

Jenis ini sering digunakan ketika dibutuhkan permukaan yang sangat rata sebelum pemasangan material finishing seperti vinyl, carpet tile, epoxy, atau pelapis lantai lain yang membutuhkan bidang dasar lebih presisi.

4. Screed untuk Area Industri 

Pada area industri, screed tidak hanya dinilai dari sisi kerataan, tetapi juga dari kemampuan mendukung kebutuhan lantai dengan aktivitas tinggi. Area seperti pabrik, gudang, bengkel, area parkir, dan jalur logistik membutuhkan permukaan lantai yang lebih siap menghadapi beban, gesekan, serta aktivitas operasional harian.

Dalam konteks ini, screeding sering menjadi bagian dari sistem lantai beton yang kemudian dapat dilengkapi dengan finishing tambahan, termasuk floor hardener. Kombinasi perencanaan screed yang tepat dan finishing yang sesuai dapat membantu menghasilkan lantai beton yang lebih rata, kuat, dan tahan lama.

Peran Screeding dalam Sistem Lantai Beton

Screeding lantai tidak berdiri sendiri. Proses ini menjadi bagian dari sistem lantai beton secara menyeluruh, terutama ketika lantai membutuhkan hasil akhir yang rapi, kuat, dan sesuai dengan fungsi ruang. Setelah permukaan dibuat lebih rata dan stabil, lantai dapat dilanjutkan ke tahap finishing sesuai kebutuhan area.

Pada bangunan hunian atau komersial, finishing dapat berupa keramik, granit, vinyl, atau coating. Sementara pada area industri, gudang, area parkir, dan jalur logistik, lantai beton sering membutuhkan perlindungan tambahan agar lebih tahan terhadap gesekan dan aktivitas berat.

Dalam kondisi tersebut, penggunaan floor hardener dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari sistem finishing lantai beton. Dengan begitu, screeding berperan sebagai tahap persiapan permukaan, sedangkan pemilihan finishing ditentukan oleh fungsi ruang, intensitas penggunaan, dan kebutuhan ketahanan lantai.

Kapan Screeding Lantai Dibutuhkan?

Screeding lantai dibutuhkan dalam berbagai kondisi pekerjaan lantai, terutama ketika permukaan beton belum siap menerima finishing. Dengan memahami situasinya, proses screeding dapat dilakukan secara lebih tepat dan tidak hanya dianggap sebagai tahap tambahan. Berikut beberapa kondisi yang biasanya membutuhkan screeding lantai.

1. Permukaan Beton Bergelombang atau Tidak Rata 

Permukaan beton yang bergelombang, kasar, atau memiliki perbedaan elevasi dapat mengganggu hasil finishing. Dalam kondisi ini, screeding membantu menciptakan bidang lantai yang lebih rata dan siap untuk tahap berikutnya.

2. Lantai Akan Dipasang Material Finishing 

Screeding dibutuhkan ketika lantai akan dipasang keramik, granit, vinyl, epoxy, atau pelapis lantai lainnya. Permukaan yang rata membantu proses pemasangan finishing berjalan lebih baik dan mengurangi risiko hasil akhir tidak presisi.

3. Area Membutuhkan Level Lantai yang Lebih Presisi

Pada beberapa proyek, level lantai perlu dibuat lebih seragam agar sesuai dengan desain bangunan. Screeding dapat membantu menyesuaikan ketinggian lantai, terutama pada area yang memiliki perbedaan elevasi.

4. Proyek Renovasi Membutuhkan Penyesuaian Ketinggian

Dalam pekerjaan renovasi, kondisi lantai lama sering kali tidak lagi rata atau perlu disesuaikan dengan material finishing baru. Screeding membantu memperbaiki permukaan agar lebih siap digunakan kembali.

5. Lantai Beton Digunakan untuk Area dengan Aktivitas Tinggi

Untuk area industri atau komersial dengan lalu lintas tinggi, screeding perlu direncanakan bersama sistem lantai secara menyeluruh. Jika lantai akan menerima beban berat, pemilihan finishing seperti floor hardener bisa menjadi pertimbangan agar permukaan lebih tahan lama.

Tips agar Hasil Screeding Lebih Optimal

Hasil screeding yang baik sangat dipengaruhi oleh persiapan permukaan, komposisi material, ketebalan aplikasi, dan proses perawatan setelah pengerjaan. Agar hasilnya lebih rata, stabil, dan tahan lama, beberapa hal berikut perlu diperhatikan.

1. Pastikan Permukaan Dasar Bersih 

Sebelum screed diaplikasikan, permukaan dasar perlu dibersihkan dari debu, minyak, kotoran, atau material lepas. Permukaan yang bersih membantu meningkatkan daya lekat dan mengurangi risiko lapisan screed mudah terlepas.

2. Gunakan Komposisi Campuran yang Sesuai 

Komposisi campuran perlu mengikuti kebutuhan teknis dan petunjuk aplikasi. Campuran yang terlalu banyak air dapat membuat screed mudah menyusut dan berisiko retak. Sebaliknya, campuran yang terlalu kering dapat menyulitkan proses perataan.

3. Perhatikan Ketebalan Aplikasi 

Ketebalan screed sebaiknya mengikuti kebutuhan proyek, kondisi permukaan, serta jenis finishing yang akan digunakan. Ketebalan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kekuatan, kerataan, dan stabilitas permukaan.

4. Lakukan Proses Perawatan Setelah Aplikasi

Setelah screeding selesai, proses curing atau perawatan perlu dilakukan sesuai anjuran. Perawatan yang tepat membantu screed tidak terlalu cepat kehilangan kelembapan dan mendukung hasil akhir yang lebih stabil.

Lengkapi Proses Screeding dengan Material Lantai Beton yang Tepat

Screeding lantai merupakan tahap penting untuk menciptakan permukaan beton yang lebih rata, stabil, dan siap menerima finishing. Agar hasilnya lebih optimal, pemilihan material perlu disesuaikan dengan kondisi permukaan, ketebalan aplikasi, serta kebutuhan beban pada area lantai.

Untuk kebutuhan perataan dan persiapan lantai beton, Sika Indonesia memiliki beberapa pilihan produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek, antara lain:

SikaLevel®-118
Material berbasis semen dengan tambahan polimer dan aditif khusus yang digunakan untuk perataan permukaan pada area low duty. Produk ini dapat diaplikasikan dengan ketebalan 3–10 mm dan cocok untuk membantu menghasilkan permukaan lantai yang lebih rata sebelum tahap finishing.

Sikacrete® Floor Level
Material perata lantai berbasis semen modifikasi polimer dengan kemampuan self-leveling. Produk ini dapat diaplikasikan dengan ketebalan 3–20 mm dan sesuai untuk area medium duty, seperti bangunan bertingkat, area komersial, auditorium, hall pameran, hingga renovasi lantai interior.

Sikafloor® QuartzTop-135 PG (ID)
Material overlay berbasis semen siap pakai untuk area dengan kebutuhan beban lebih tinggi. Produk ini dapat digunakan pada area indoor maupun outdoor, mudah dituang dan diratakan, serta cocok untuk permukaan lantai dengan aktivitas atau lalu lintas yang lebih intensif.

SikaLevel®-564
Mortar screed berbahan dasar semen satu komponen yang siap pakai untuk kebutuhan non-struktural. Produk ini dapat diaplikasikan dengan ketebalan 20–40 mm, sehingga cocok digunakan untuk membantu meratakan permukaan lantai sebelum material finishing diaplikasikan.

Sikafloor®-55 Level
Material berbasis semen dua komponen dengan performa tinggi dan kemampuan self-leveling. Produk ini umumnya digunakan sebagai lapisan dasar untuk meningkatkan kerataan dan kehalusan lantai interior, dengan ketebalan aplikasi sekitar 30–50 mm.

Untuk area lantai beton dengan aktivitas tinggi, sistem perataan permukaan juga dapat dipadukan dengan solusi pengeras lantai seperti floor hardener, agar permukaan beton lebih tahan terhadap gesekan, abrasi, dan beban penggunaan harian.

Dengan pengalaman lebih dari 115 tahun, Sika terus menghadirkan solusi material konstruksi untuk berbagai kebutuhan lantai beton, seperti pada proyek Stadion Bola U-20 di Bali, sebuah fasilitas olahraga berskala besar yang menggunakan solusi screed lantai Sika untuk mendukung perbaikan area tribun.

Itulah rekomendasi produk screed dari Sika Indonesia yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan struktur dan kondisi lantai beton Anda. Konsultasikan kebutuhan lantai beton Anda bersama Sika Kontak/Dukungan Sika Indonesia untuk mendapatkan rekomendasi material yang sesuai dengan kondisi proyek.

Artikel dikurasi oleh:

Muhammad Yogi - Flooring Specialist