15/12/2025
Protective Coating Wall Coating Exterior Waterproofing Coating

Dinding luar rumah mengapur? Kenali penyebab utamanya serta langkah pencegahan efektif dengan cat waterproofing pada penjelasan artikel berikut ini.

Dinding luar rumah yang mengapur adalah masalah umum yang sering terjadi, terutama pada bangunan yang terpapar langsung cuaca ekstrem. Apalagi jika dinding luar Anda tidak dilapisi dengan cat waterproofing.

Pengapuran ini dapat merusak tampilan estetika rumah dan menurunkan kualitas cat. Penyebab utama dinding luar mengapur biasanya terkait dengan pH dinding yang tinggi, ketahanan cat terhadap alkali yang rendah, serta resapan air dari luar.

Untuk itu, penting bagi pemilik rumah atau kontraktor untuk mengetahui penyebabnya dan langkah-langkah pencegahan yang tepat agar masalah ini tidak berulang.

Penyebab Dinding Mengapur

Ada beberapa penyebab dinding luar rumah Anda mengalami pengapuran, antara lain:

1. pH Dinding Terlalu Tinggi

Salah satu penyebab utama dinding luar mengapur adalah pH dinding yang terlalu tinggi. Dinding pada umumnya memiliki pH yang sedikit basa karena reaksi bahan bangunan seperti semen dan plester.

Jika pH dinding terlalu tinggi, cat yang diaplikasikan dapat bereaksi dengan alkali, menyebabkan perubahan pada lapisan cat yang mengakibatkan pengapuran.
Reaksi ini mengganggu penyerapan cat yang sempurna sehingga muncul lapisan putih pada permukaan dinding.

2. Cat Tidak Tahan Alkali

Beberapa jenis cat, terutama yang tidak diformulasikan untuk dinding luar, kurang tahan terhadap alkali tinggi. Cat biasa dapat bereaksi dengan alkali yang ada pada dinding, terutama dinding yang baru diplester atau disemen.

Akibatnya, cat tidak menempel dengan baik dan mengapur. Oleh karena itu, penting untuk memilih cat yang dirancang khusus untuk dinding luar yang dapat tahan terhadap alkali, seperti cat berbasis akrilik atau cat waterproofing.

3. Air Meresap dari Luar

Kelembapan yang tinggi dan cuaca ekstrem seperti hujan dapat menyebabkan air meresap ke dalam dinding.

Ketika air masuk ke dinding, terutama pada dinding luar yang tidak dilindungi dengan cat waterproofing, air tersebut membawa serta mineral dan garam dari luar yang akhirnya keluar di permukaan dinding dalam bentuk kerak putih.

Hal ini terjadi ketika air yang meresap keluar melalui lapisan cat menyebabkan efek pengapuran.

4. Kurang Lapisan Penghalang Air

Ketiadaan lapisan penghalang air pada dinding luar juga menjadi penyebab utama terjadinya pengapuran. Pada umumnya, lapisan pelindung seperti cat waterproofing atau lapisan kedap air lainnya dibutuhkan untuk mencegah air meresap ke dalam dinding.

Tanpa lapisan ini, dinding akan lebih mudah terpapar kelembapan dan kondisi cuaca yang ekstrem, yang akhirnya menyebabkan masalah pengapuran.

Cara Mengatasi Dinding Luar Rumah Mengapur

internal artikel december 2025

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah maupun mengatasi pengapuran pada dinding luar rumah, antara lain:

1. Gunakan Waterproofing Acrylic dengan Formulasi Tahan Alkali

Salah satu cara efektif untuk mencegah dinding luar mengapur adalah dengan menggunakan cat waterproofing berbahan dasar akrilik yang memiliki ketahanan alkali tinggi. Cat ini diformulasikan khusus untuk menahan efek alkali dari material semen, sekaligus mencegah air meresap ke dalam dinding.

Aplikasi cat waterproofing tahan alkali ini akan memberikan perlindungan ekstra pada permukaan dinding dari kelembapan dan reaksi alkali, sehingga risiko pengapuran dapat ditekan dan estetika dinding tetap terjaga dalam jangka panjang.

2. Tunggu Dinding Curing Cukup

Sebelum melakukan pengecatan, pastikan bahwa dinding telah cukup waktu untuk proses curing. Curing adalah proses pengeringan dan penguatan bahan bangunan, seperti semen dan plester.

Jika pengecatan dilakukan terlalu cepat setelah pemasangan plaster atau semen, pH dinding belum sepenuhnya stabil. Hal ini dapat memicu reaksi alkali dengan cat, yang berujung pada pengapuran.

Waktu curing yang cukup akan membantu memastikan cat menempel dengan baik dan tahan lama.

3. Aplikasikan Minimal 2–3 Lapis Cat

Untuk hasil yang lebih maksimal dan tahan lama, pastikan untuk mengaplikasikan cat dalam minimal dua hingga tiga lapisan.

Build up pengecatan sebaiknya diawali dengan penggunaan lapisan primer untuk meningkatkan daya lekat cat, meratakan penyerapan pada permukaan dinding, serta membantu menahan efek alkali sebelum lapisan utama diaplikasikan.

Lapisan pertama berfungsi menempel dengan baik pada dinding, sementara lapisan kedua dan ketiga berperan memperkuat perlindungan serta daya tahan cat terhadap faktor eksternal, seperti kelembapan dan paparan cuaca. Dengan menerapkan lebih dari satu lapisan cat, risiko terjadinya pengapuran dapat diminimalkan.

4. Pastikan Permukaan Bersih & Kering

Salah satu masalah yang sering dihadapi adalah debu, kotoran, jamur, dan lumut yang bisa berkembang pada permukaan dinding yang lembap atau terpapar hujan.

Debu dan kotoran tersebut dapat mengganggu daya rekat cat, karena cat tidak bisa menempel dengan kuat pada permukaan yang berdebu atau berminyak. Begitu cat mulai terkelupas atau mengapur, estetika dinding akan rusak dan tampilan rumah pun menjadi terganggu.

Untuk itu, langkah pertama sebelum mengecat adalah membersihkan dinding secara menyeluruh. Gunakan air bersih dan spons atau kain lap untuk menghapus debu dan kotoran dari dinding.

Jika ada jamur atau lumut yang menempel, sebaiknya gunakan larutan air dengan sedikit pemutih (bleach) untuk membasminya. Selain itu, pastikan untuk menggosok area yang terinfeksi jamur dengan sikat agar jamur terangkat sepenuhnya.

Setelah dinding bersih, pastikan permukaan benar-benar kering sebelum melanjutkan ke langkah pengecatan.

Kelembapan pada permukaan dinding bisa menyebabkan masalah lain, seperti cat yang tidak cepat mengering, atau dalam beberapa kasus, cat yang mengapur.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menunggu beberapa hari setelah dinding dibersihkan, terutama jika cuaca sedang lembap atau hujan. Hal ini agar dinding benar-benar kering dan bebas dari kelembapan.

Ini Dia Cat Waterproofing untuk Dinding Rumah Anda

Masalah dinding luar yang mengapur dapat dihindari dengan pemahaman yang baik mengenai penyebab dan cara pencegahannya.

Menggunakan cat yang tahan alkali, memastikan waktu curing yang cukup, serta melapisi dinding dengan minimal dua lapis cat, terutama lapisan primernya, sehingga akan membantu meningkatkan daya tahan cat dan mencegah pengapuran.

Selain itu, penting untuk menjaga dinding agar tetap bersih dan kering, serta memberikan lapisan pelindung air untuk menghindari masuknya kelembapan dari luar.

Pada tahap finishing bangunan, penting juga untuk memperhatikan kualitas plester dan skimcoat yang digunakan. Plester dan skimcoat yang tidak berkualitas atau kurang tepat dalam aplikasinya dapat memperburuk masalah pengapuran pada dinding luar.

SikaCoat Plus adalah cat waterproofing berbahan dasar akrilik yang dirancang untuk melindungi dinding luar dan mencegah pengapuran. Daya tahannya terhadap sinar UV dan kelembapan berlebih membantu menjaga dinding tetap awet dan terlihat baru.

Dengan kemampuan menutupi retak rambut, SikaCoat Plus mencegah rembesan air yang dapat merusak struktur dinding. Aplikasi mudah menggunakan kuas atau roller dan dapat diencerkan hingga 10 persen sebagai primer, mempercepat proses tanpa mengurangi kualitas.

Dengan konsumsi material yang rendah, produk ini merupakan pilihan hemat dan efisien untuk rumah tangga dan proyek kecil, ideal untuk menghadapi cuaca tropis.

Sika telah mempunyai pengalaman sepanjang 114 tahun dan sudah menangani berbagai proyek nasional maupun internasional. Proyek yang sudah dikerjakan di Indonesia adalah Wahoo Waterworld, Bandung.

Bukan hanya itu, Sika telah mengerjakan proyek internasional, yaitu Artistic Fountain untuk Stasiun Kereta Pusat Den Haag. Sika juga menjadi brand yang memelopori waterproofing semen di Indonesia.

Dengan demikian, menjaga kualitas cat waterproofing dan dinding luar secara tepat menjadi kunci utama untuk mempertahankan penampilan serta daya tahan bangunan, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Dapatkan produk Sika melalui Shopee Official Store Sika, dan kunjungi laman resmi Sika Indonesia untuk memperoleh informasi produk secara lengkap serta panduan aplikasi.

Artikel dikurasi oleh:

Mark Alexander - Waterproofing Specialist