11/12/2025
Epoxy Floor Industrial Flooring Flooring

Epoxy lantai Anda kian menguning seiring berjalannya waktu? 4 faktor ini bisa menjadi penyebabnya! Atasi dengan langkah perawatan tepatnya di sini!

Epoxy lantai kini banyak digunakan karena keunggulannya. Inovasi material ini memang kuat, memiliki daya rekat yang baik, serta keamanan yang lebih terjamin. Bahkan, banyak digunakan untuk lantai industri dan komersial.

Di samping keunggulannya, epoxy juga perlu diperhatikan agar kualitasnya tak menurun. Ini karena epoxy bisa menguning karena terkena paparan sinar UV, bahan kimia, serta perawatan yang tidak rutin dan salah.

Tapi tenang saja, Anda bisa mengetahui beberapa tips dan penyebab utamanya di artikel ini. Jangan sampai lantai kuan kusam dan tak terawat!

Penyebab Epoxy Lantai Menguning

Melihat epoxy yang jernih dan cantik kini kian menguning memang cukup disayangkan. Anda mungkin bertanya-tanya apa penyebab hal ini dan bagaimana cara mengatasinya. Ternyata, beberapa faktor berikut menjadi hal utama yang menjadikan epoxy menguning!

Paparan UV 

Paparan UV menjadi salah satu penyebab utama mengapa epoxy kian menguning. Ketika terkena sinar matahari dalam waktu yang lama, terdapat reaksi yang dinamakan degradasi polimer.

Reaksi ini menyebabkan epoxy berubah warna dan kehilangan kilapnya. Masalah ini memang tidak mempengaruhi fungsi lantai, tetapi menyebabkan kerusakan jika dibiarkan terus-menerus.

Selain itu, paparan sinar terlalu tinggi membuat oksidasi. Area yang sering mengalami perubahan ini adalah pada bagian depan garasi yang rutin terkena paparan sinar berlebih.

Cairan Kimia

Lantai pada gedung komersial maupun gudang industri tentu lebih rentan terkena bahan kimia. Tanpa disadari, hal ini menjadikan warnanya kian berubah. Bahan kimia juga bisa ditemukan dalam pembersih.

Pembersih dengan bahan kimia seperti asam dan amonia adalah salah satu yang bisa dihindari. Selain itu, kontak epoxy dengan bahan tertentu seperti titanium dioksida juga bisa menyebabkan lantai menguning. Bahan ini biasa ditemui pada produk cat putih.

Pembersihan yang Salah

Epoxy memang mudah dibersihkan. Namun, harus dilakukan dengan langkah yang tepat. Penggunaan pembersih yang tidak sesuai membuat lantai menguning. Contohnya, pembersih dengan pelarut seperti tiner.

Selain membuat warna menguning, hal tersebut membuat lapisan menjadi rusak sehingga rentan terhadap noda.

Penggunaan Abrasif

Penggunaan bahan abrasif memang membuat lantai mengalami yellowing. Bahan abrasif membuat lapisan pelindung rusak dan tidak tahan noda. Kemudian, hal ini membuat lantai menjadi berpori dan memerangkap kotoran.

Lama-lama, lantai kehilangan estetika dan kilapnya. Ruangan pun jadi kusam jika terlalu lama dibiarkan. Meski lantai epoxy memang lebih berpotensi menguning karena sinar UV, tetapi kerusakan fisik karena bahan abrasi bisa mempercepat perubahan warna.

Empat faktor di atas menjadi penyebab utama mengapa epoxy mengalami perubahan warna atau menguning. Hal ini tentu mengganggu estetika, dan lama-kelamaan bisa menyebabkan permukaan rusak.

Dengan mengetahui faktor yang ada, Anda bisa melakukan pencegahan dan meminimalisir risiko sehingga lantai tetap terjaga kilau dan keawetannya. Setelah itu, bagaimana perawatan epoxy yang tepat?

Cara Perawatan Epoxy yang Tepat

Selain fokus dengan permasalahan dan faktor di atas, langkah perawatan menjadi hal yang tepat untuk Anda terapkan. Ini mendukung Anda menjaga lantai tetap estetik di samping potensi kerusakan yang ada!

Gunakan Pembersih dengan pH yang Netral 

Seperti yang telah disinggung, produk pembersih untuk epoxy memang harus dipilih dengan maksimal. Hindari pembersih dengan kandungan cuka atau asam. Anda bisa memilih produk dengan pH seimbang untuk menjaga permukaannya.

Pembersih dengan kandungan utama sabun juga bisa dihindari. Kandungan asam bisa mengikis lapisan sedangkan residu sabun rentan membuat lantai licin saat basah. Pembersihan epoxy juga harus maksimal tanpa ada cairan yang tertinggal.

Penting juga, Anda bisa menggunakan sikat dengan bahan nilon untuk mengatasi noda yang sulit dibersihkan. Bahan ini bisa membersihkan dengan maksimal tanpa membuat lantai terkena goresan.

Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Lantai yang terkena sinar matahari langsung memang lebih rentan menguning. Untuk itu, Anda bisa menyikapi hal ini dengan baik. Perhatikan area lantai, seperti teras, area depan garasi, atau lantai yang dekat dengan jendela besar.

Pastikan untuk mengaplikasikan vertical blind atau tirai untuk meminimalisir cahaya masuk. Hal ini memang sederhana, tetapi bisa menjaga tampilan dan kondisi epoxy pada lantai Anda.

 

Buat Jadwal Maintenance Berkala

Perawatan rutin memang penting untuk menjaga keawetan epoxy lantai. Anda bisa menjadwalkan waktu rutin dimana maintenance dilakukan. Tidak perlu berlebihan, menyapu atau mengepel permukaan bisa menjadi perlindungan yang maksimal.

Pastikan juga untuk menjaga lantai dari tumpahan cairan kimia. Faktor bahan kimia bisa merusak permukaan bahkan menyebabkan kerusakan yang luas.

Selain pembersihan, memperbaiki area yang rusak juga menjadi langkah tepat. Perhatikan apakah terdapat permukaan yang tidak rata. Perawatan berkala membuat epoxy pada lantai Anda selalu terlihat seperti baru.

Gunakan Lapisan Pelindung Tambahan

Terakhir, Anda bisa melindungi lantai dengan aplikasi lapisan tambahan. Lapisan atau top coat ini memiliki peran penting, seperti meningkatkan daya tahan, memudahkan perawatan, melindungi dari sinar UV, serta mempertahankan estetika lantai.

Pemilihan lapisan ini juga harus memperhatikan kualitas sehingga perlindungan bisa dilakukan dengan maksimal.

Semua langkah di atas bisa Anda terapkan untuk menjaga lantai dari perubahan warna dan tetap memiliki kilap yang cantik. Langkah yang tepat seperti ini menjadikan lantai Anda tetap kinclong seperti baru!

Miliki Lantai Epoxy Berkualitas bersama Produk Andalan Sika!

Memilih produk epoxy lantai hingga lapisan pelindungnya kini lebih mudah bersama Sika. Ini karena Sika memiliki berbagai pilihan sesuai kebutuhan Anda.

Pertama, terdapat Sikafloor-374 CP SL sebagai epoxy resin warna dengan tiga komponen. Produk ini mudah diaplikasikan, resistensi yang baik dengan beban mekanis, memerlukan sedikit pelarut, tahan lama, serta kinerja yang tinggi.

Kedua, terdapat Sikafloor-263 SL HC dengan ketahanan mekanis dan bahan kimia, mudah diaplikasikan, kedap cairan, serta mudah mengisi dan mengalir. Produk juga memiliki lapisan akhir mengkilap dengan permukaan anti selip.

Ketika, Anda juga bisa mengandalkan Sikafloor-264 HC sebagai pelapis lantai epoxy. Produk ini kedap cairan, tahan terhadap bahan kimia, mudah diaplikasikan, antiselip, serta finishing yang mengilap.

Tiga produk Sika di atas menjadi jawaban terbaik jika Anda menginginkan hasil epoxy yang maksimal! Sika memang selalu dipercaya karena kualitasnya.

Ini karena Sika memiliki pengalaman selama 114 tahun dalam menghandle proyek global, seperti Garasi Ferrari di Grater Manchester, UK. Sika juga menjadi yang pertama kali dalam mencetuskan waterproofing semen di Indonesia.

Epoxy sebagai material yang kerap digunakan saat ini ternyata juga memiliki risiko perubahan warna jika terkena faktor tertentu. Tapi jangan khawatir, lewat perawatan dan produk yang tepat, Anda bisa memiliki lantai yang terlihat seperti baru.

Tunggu apa lagi? Produk epoxy lantai Sika dapat menjadi solusi tepat untuk berbagai jenis proyek, dengan hasil yang optimal dan daya tahan yang terjaga. Untuk penyesuaian aplikasi sesuai kebutuhan, kontak Sika terkait proyek Anda.

Artikel dikurasi oleh:

Muhammad Yogi - Flooring Specialist