17/04/2026
Mortar Tile Setting Adhesive

Tren keramik 2026 mengarah pada earthy tones dan tekstur batu alam. Simak panduan memilih perekat keramik Sika agar ubin trendi Anda kuat dan tidak lepas!.


Desain interior 2026 resmi meninggalkan palet dingin dan serba putih yang kaku. Warna-warna hangat seperti terracotta, sage green, cokelat lembut, dan greige kini mendominasi. Ditunjang juga dengan material yang cantik dan perekat keramik yang kuat.

Material yang digunakan pun tak sembarangan. Seperti tekstur otentik batu alam, travertine, dan terrazzo.

Di balik estetika visual yang menawan itu, ada satu hal teknis yang sering diabaikan. Pemilihan material perekat yang harus mampu mengakomodasi sifat fisik material-material modern tersebut.

Tanpa sistem pemasangan yang benar, keramik tercantik pun akan berisiko mengalami keretakan atau terlepas dalam waktu singkat.
 

5 Tren Keramik dan Material Lantai-Dinding di 2026

Tahun 2026 adalah tren yang banyak sekali berhubungan dengan alam. Berikut adalah lima tren material yang diprediksi akan mengisi rumah-rumah paling bergaya tahun ini:

1. Earthy Palette: Terracotta, Greige, Sage Green, Cokelat Hangat 

Palet warna bumi memberikan rasa tenang dan aman di tengah dunia yang semakin digital. Terracotta memberikan kesan hangat khas Mediterania, sementara sage green membawa kesegaran hutan ke dalam ruangan.
Warna-warna ini tidak lagi dipasang dengan gaya tradisional, melainkan dikombinasikan dengan furnitur modern minimalis untuk menciptakan kontras yang harmonis.

2. Batu Alam Tekstur (Travertine, Slate, Quartzite): Natural dan Tahan Lama 

Ketidaksempurnaan adalah kemewahan baru. Penggunaan batu alam dengan tekstur kasar atau matte seperti travertine dan slate sangat diminati untuk area ruang tamu dan kamar mandi.

Tekstur asli batu memberikan pengalaman taktil (sentuhan) yang unik, sekaligus memberikan kesan mewah yang abadi karena setiap kepingnya memiliki pola yang berbeda.

3. Terrazzo: Comeback Material Vintage yang Kini Tampil Modern 

Sempat populer di era 70-an, Terrazzo kembali dengan kepingan agregat (pecahan marmer atau kaca) yang lebih besar dan warna latar yang lebih berani.

Terrazzo tahun 2026 tidak lagi terlihat jadul, melainkan tampil sebagai statement piece pada lantai dapur atau dinding aksen di kafe dan hunian mewah.

4. Big Format Tiles (≥100×100 cm): Seamless Look Tanpa Banyak Nat 

Permintaan untuk ubin format besar terus meningkat. Dengan ukuran minimal 100×100 cm hingga ukuran slab raksasa, ruangan akan terlihat jauh lebih luas dan mewah.

Penggunaan format besar meminimalisir jumlah nat, menciptakan tampilan visual yang menyambung (seamless) dan jauh lebih mudah dibersihkan.

5. Tone-on-Tone: Satu Material dari Lantai ke Dinding (Drenching Effect) 

Teknik color drenching kini diterapkan pada material keras. Tren ini menggunakan satu jenis material dan warna yang sama persis mulai dari lantai hingga ke dinding secara penuh.

Efek ini menciptakan kedalaman ruang yang dramatis dan membuat batasan antar bidang ruangan seolah menghilang.

Internal Artikel Juni 2026

Mengapa Keramik Bertekstur dan Batu Alam Butuh Perekat Khusus?

Banyak orang membuat kesalahan dengan menggunakan semen pasir biasa atau mortar generik untuk memasang material tren 2026. Padahal, material modern memiliki tantangan fisik yang berbeda:

Permukaan Kasar = Area Rekat yang Berbeda dari Keramik Glossy 

Keramik bertekstur atau batu alam memiliki permukaan bawah yang lebih padat dan pori-pori yang berbeda dari keramik lokal biasa.

Tanpa penggunaan perekat keramik yang memiliki daya cengkeram polimer tinggi, material tidak akan menempel dengan sempurna. Tekanan udara yang terjebak di tekstur kasar bisa memicu ubin lepas jika tidak diratakan dengan teknik thin-bed yang benar.

Batu Alam Berpori: Risiko Bercak Putih jika Perekat Tidak Tepat 

Batu alam seperti Travertine atau Marmer bersifat sangat porus. Jika dipasang dengan semen biasa yang kadar airnya tidak stabil, air semen akan meresap ke permukaan batu dan meninggalkan bercak putih (efflorescence) atau noda kekuningan yang tidak bisa hilang.

Perekat berkualitas tinggi didesain untuk mengikat kelembapan sehingga keindahan batu alam tetap terjaga.

Panduan Pilih SikaCeram® untuk Keramik Tren 2026

Sika memahami bahwa setiap material membutuhkan pendekatan yang spesifik. Berikut adalah panduan memilih perekat keramik Sika berdasarkan jenis material yang Anda gunakan:

1. Keramik Standar ≤40×40 cm → SikaCeram® 150 CA TileFix 

Untuk Anda yang menggunakan keramik lantai atau dinding standar dengan ukuran maksimal 40×40 cm, SikaCeram® 150 CA TileFix adalah solusi ekonomis dan praktis.

Produk ini memiliki daya rekat yang jauh lebih baik daripada semen biasa, mencegah keramik terangkat (kopong), dan sangat mudah diaplikasikan untuk pengerjaan skala rumah tinggal.

Produk ini hanya perlu dicampur dengan air, sangat mudah diaplikasikan untuk pengerjaan dinding dan lantai pada area kering.

2. Granit & Batu Alam ≤80×80 cm → SikaCeram® 180 GA TileFix 

Tren granit dan batu alam berukuran 60×60 atau 80×80 cm membutuhkan kekuatan ekstra. SikaCeram® 180 GA TileFix diformulasikan khusus untuk Homogeneous Tile (granit) dan batu alam.

Memiliki ketahanan yang baik agar granit atau batu alam berukuran besar tidak merosot saat dipasang pada posisi vertikal (dinding).

Diformulasikan khusus untuk area basah (seperti kamar mandi dan balkon) namun tidak terendam, serta kuat untuk aplikasi pada dinding eksterior.

Dengan daya rekat yang kuat, perekat ini mampu menahan beban material yang lebih berat pada dinding maupun lantai tanpa risiko melorot saat proses pemasangan.

3. Big Slab 120–160 cm → SikaCeram® 255 Big Slab 

Memasang ubin format besar adalah tantangan tertinggi dalam konstruksi lantai. SikaCeram® 255 Big Slab adalah perekat kelas premium yang memiliki elastisitas tinggi dan daya rekat superior.

Ubin berukuran raksasa memiliki risiko retak tinggi jika terjadi pergerakan struktural halus. Untuk itu, SikaCeram® 255 hadir untuk menjembatani tegangan tersebut, memastikan seamless look pada hunian Anda tetap aman bertahun-tahun.

Cocok untuk aplikasi berat seperti lantai industri dengan lalu lintas padat, area komersial, hingga balkon dan teras.

Selain itu, dapat diaplikasikan di atas berbagai permukaan, termasuk plester mortar, beton, bahkan di atas keramik atau batu alam yang sudah ada (tile-on-tile).

Ini Dia Perekat Keramik untuk Bangunan Anda

Masalah keramik yang mudah lepas sering kali merupakan "gejala" dari sistem drainase yang tidak sehat. Dengan memastikan air mengalir dengan lancar dan tidak menggenang, Anda telah memberikan perlindungan terbaik bagi lantai Anda.

Kombinasi antara drainase yang efektif, perencanaan kemiringan yang tepat, dan penggunaan material perekat yang berkualitas adalah kunci lantai yang kokoh dan tahan lama.

Untuk memastikan hasil pemasangan keramik yang maksimal dan tahan terhadap tantangan kelembapan, Anda bisa menggunakan SikaCeram®-180 GA.

Produk ini adalah perekat keramik instan yang dirancang khusus dengan daya rekat ekstra kuat, sangat cocok untuk berbagai jenis keramik dan granit.

Pas juga untuk di dinding, lantai, area interior, eksterior, area kering dan basah yang tidak terendam. Penggunaannya juga mudah, cukup menambahkan air saja.

Sika telah berpengalaman selama 115 tahun dan sudah handle baik itu project nasional maupun internasional. Proyek yang sudah diselesaikan di Indonesia di antaranya adalah Apurva Kempinski Bali.

Sementara untuk proyek internasional, Sika telah merampukan project Paroki Lutherian Evangelik. Sika juga yang pertama kali mencetuskan waterproofing semen di Indonesia.

Untuk itu, hilangkan keraguan Anda dalam persoalan perekat keramik, dengan produk Sika. Anda bisa mendapatkan produknya melalui Official Shopee Sika. Jika ingin mencari tahu lebih lanjut terkait produk Sika lainnya, kunjungi saja situs Sika Indonesia.

Artikel dikurasi oleh:

Ardan Adhyaksana - Building Finishing Specialist

Tonton Juga