06/11/2025
Pahami penjelasan tentang angkur baja mulai dari jenis, fungsi, hingga teknik pemasangan layaknya menggunakan chemical anchor atau semen grouting di sini.
Table Of Content
Jenis-Jenis Angkur Baja dalam Konstruksi
- Angkur Tanam (Cast-in Anchor)
- Angkur Pasca Tanam (Post-Installed Anchor)
- Angkur Mekanis (Mechanical Anchor)
- Angkur Kimia (Chemical Anchor)
Fungsi Angkur Baja dalam Struktur Beton
- Menahan Gaya Tarik dan Geser
- Sebagai Pengikat Permanen
- Memastikan Akurasi Posisi Struktur
- Meningkatkan Kekuatan Sambungan Struktur Komposit
- Menjaga Keamanan Struktural Jangka Panjang
Ukuran dan Spesifikasi Angkur Baja
- Menggunakan Lubang dengan Bor Sesuai Ukuran
- Membersihkan Lubang secara Menyeluruh
- Pemasangan dengan Chemical Anchor
- Angkur Dipasang saat Open Time
- Masa Pengerasan
- Membuat Lubang dengan Bor Sesuai Ukuran
- Membersihkan Lubang secara Menyeluruh
- Pemasangan dengan Chemical Anchor
- Memasang Angkur Saat Open Time
- Masa Pengerasan (Curing Time)
Angkur baja memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia konstruksi, yakni sebagai penghubung utama antara elemen baja, beton, serta memastikan keduanya terikat dengan kuat.
Untuk mendukungnya, Anda memerlukan chemical anchor maupun semen grouting untuk mengisi celah di sekitarnya supaya ikatannya solid dan tahan terhadap tekanan. Dengan begitu, setiap elemen struktur tetap kokoh meski menerima beban berat atau getaran tinggi.
Artikel ini akan membahas secara mendetail tentang angkur baja. Simak uraian selengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Angkur Baja?
Angkur baja merupakan elemen konstruksi dari baja karbon atau stainless yang berperan dalam mengikat struktur di atasnya dan umumnya ditanam di dalam beton.
Alat ini berfungsi sebagai pengikat yang mentransfer gaya antara elemen baja dan beton. Umumnya elemen ini digunakan pada pembangunan gedung, jembatan, hingga struktur laut.
Dengan fungsinya yang demikian, angkur baja tidak terbatas pada satu bentuk saja. Anda bisa menemukan alat ini hadir dalam beberapa variasi bentuk mulai dari bentuk lurus hingga bentuk menyerupai huruf J, L, dan U.
Jenis-Jenis Angkur Baja dalam Konstruksi
Dalam penggunaannya pada proses konstruksi, angkur baja terdiri dari beberapa jenis. Secara umum, berikut ini beberapa macam jenis angkur baja yang paling banyak digunakan:
Angkur Tanam (Cast-in Anchor)
Jenis angkur ini dipasang saat pengecoran beton berlangsung. Jadi, angkur ini diletakan di posisi yang sudah ditentukan, kemudian turut dicor bersama beton supaya menempel sempurna.
Angkur Pasca Tanam (Post-Installed Anchor)
Berbeda dari poin sebelumnya, jenis angkur ini dipasang setelah beton mengeras. Cara yang biasanya dilakukan yaitu mengebor lubang di beton, kemudian batang angkur dimasukkan.
Angkur Mekanis (Mechanical Anchor)
Selanjutnya, ada angkur yang menggunakan sistem penguncian mekanis untuk menempel di beton. Jenis angkur ini memiliki kelebihan dalam bentuk waktu pemasangan yang cepat, namun tidak ideal untuk beton rapuh.
Angkur Kimia (Chemical Anchor)
Pemasangan angkur kimia memanfaatkan resin epoxy atau polyester sebagai perekat. Selain itu, jenis ini membutuhkan waktu pengerasan dan saat pemasangan sehingga Anda perlu memperhatikan suhu karena sensitif.
Fungsi Angkur Baja dalam Struktur Beton
Menahan Gaya Tarik dan Geser
Salah satu fungsi utama dari angkur baja yaitu menahan gaya tarik dan gaya geser. Dengan dipasangnya elemen ini, maka kestabilan antara kolom baja dengan pondasi beton bisa lebih terjaga.
Sebagai Pengikat Permanen
Fungsi berikutnya sebagai pengikat permanen untuk peralatan berat dan memastikan tidak ada pergeseran akibat getaran mesin. Layaknya pemasangan rangka baja pada beton, Anda membutuhkan angkur supaya rangka tersebut bisa menempel dengan baik.
Memastikan Akurasi Posisi Struktur
Pada proyek pondasi mesin dan dudukan alat berat, angkur baja berfungsi menjaga posisi dan memastikan akurasi posisi struktur. Dengan demikian, angkur baja bisa mencegah terjadinya deviasi struktur.
Meningkatkan Kekuatan Sambungan Struktur Komposit
Angkur baja juga memiliki fungsi untuk meningkatkan kekuatan sambungan struktur komposit. Elemen ini membantu menahan beban yang membuat struktur lebih kuat.
Menjaga Keamanan Struktural Jangka Panjang
Fungsi selanjutnya yaitu menjaga keamanan struktur jangka panjang. Hal ini semakin baik ketika Anda menggunakan chemical anchor hingga semen grouting yang tepat.
Ukuran dan Spesifikasi Angkur Baja
Angkur baja terdiri dari beberapa variasi ukuran dan spesifikasi. Umumnya, ukuran angkur baja tersedia dalam diameter M8 hingga M64, tergantung beban dan jenis struktur.
Sementara, untuk panjangnya mulai dari 150 mm hingga 1000 mm yang bergantung pada kedalaman tanam dan disesuaikan dengan gaya tarik dan mutu beton. Kemudian, untuk materialnya, angkur baja terbuat dari beberapa bahan, seperti baja karbon (Grade 4.6, 8.8, 10.9) dan stainless steel AISI 304/316 untuk lingkungan korosif.
Baca Juga
Teknik Pemasangan Angkur Baja
Pemasangan angkur baja perlu dilakukan dengan benar agar daya lekat dan kekuatan struktur yang dihasilkan optimal. Berikut langkah-langkah pemasangan yang direkomendasikan berdasarkan panduan aplikasi Sika AnchorFix®-2+ Tropical:
1. Membuat Lubang dengan Bor Sesuai Ukuran
Gunakan bor listrik dengan diameter dan kedalaman lubang sesuai ukuran angkur baja.
Pastikan diameter bor sesuai dengan spesifikasi produk agar penanaman angkur presisi dan mampu menahan beban sesuai perhitungan desain.
2. Membersihkan Lubang secara Menyeluruh
Setelah lubang dibuat, lakukan pembersihan minimal dua kali agar lubang bebas dari debu dan sisa serbuk bor.
Langkah-langkah pembersihan:
- Gunakan pompa tiup (blow pump) atau udara bertekanan untuk membersihkan bagian dasar lubang.
- Sikat lubang menggunakan sikat baja dengan diameter sedikit lebih besar dari lubang agar kotoran keluar sempurna.
- Ulangi proses pembersihan hingga lubang benar-benar bersih, kering, dan bebas dari minyak atau partikel lepas.
Catatan: Tahapan pembersihan ini sangat penting karena kebersihan lubang berpengaruh langsung terhadap daya rekat angkur.
3. Pemasangan dengan Chemical Anchor
Untuk menghasilkan daya rekat yang kuat antara angkur dan beton, gunakan chemical anchor sebagai perekat berbasis kimia.
Beberapa pilihan produk yang direkomendasikan:
- Sika AnchorFix®-1: Material bebas solven dengan waktu pengeringan cepat dan dapat diaplikasikan pada suhu rendah. Cocok untuk aplikasi ringan hingga sedang dan pekerjaan umum.
- Sika AnchorFix®-2+ Tropical: Direkomendasikan untuk aplikasi berat dan beban dinamis tinggi, terutama di area bersuhu panas dan lembap seperti Indonesia. Produk ini berbasis epoxy acrylate dua komponen, cepat kering, tahan suhu tinggi, dan cocok untuk beton retak maupun tidak retak.
Proses aplikasinya dilakukan menggunakan pompa dispenser agar material keluar secara merata dari dasar lubang ke permukaan atas.
4. Memasang Angkur Saat Open Time
Setelah injeksi bahan kimia ke dalam lubang, pasang angkur baja dalam waktu open time (waktu kerja) produk.
Masukkan angkur dengan gerakan memutar agar permukaannya terlapisi bahan secara merata dan tidak ada udara terjebak.
Catatan: Untuk Sika AnchorFix®-2+ Tropical, open time pada suhu 35–40°C adalah sekitar 3,5 menit.
5. Masa Pengerasan (Curing Time)
Biarkan material mengeras sesuai waktu pengerasan yang ditentukan. Selama masa ini, jangan membebani atau menggerakkan angkur agar ikatan kimia terbentuk sempurna.
Gunakan Sika® Colma Cleaner untuk membersihkan alat sebelum bahan mengeras. Untuk tangan dan kulit, cukup cuci dengan sabun dan air hangat.
Tips Memilih dan Mengaplikasikan Angkur Baja
Tidak semua angkur baja cocok dipasang pada proyek konstruksi. Untuk itu, Anda perlu memilih dengan tepat. Beberapa tips dalam memilih dan mengaplikasikan angkur baja, yaitu:
Sesuaikan Jenis Angkur dengan Kondisi Struktur
Saat memilih jenis angkur, pastikan Anda menyesuaikan dengan kondisi struktur, entah itu statis, dinamis, atau memiliki getaran tinggi. Jangan sampai salah pilih karena bisa memicu kegagalan struktur.
Pengaplikasian Dilakukan pada Waktu yang Tepat
Ketika mengaplikasikan angkur baja, pastikan Anda melakukannya di waktu yang tepat. Idealnya, proses ini dilakukan ketika mortar dan beton sudah berumur lebih dari 28 hari.
Memastikan Lubang Pengaplikasian Bersih
Supaya dapat terpasang sempurna, selain menggunakan semen grouting, Anda perlu memastikan bahwa lubang angkur dalam kondisi bersih, bebas dari minyak, grease, partikel lepas, dan kering.
Melakukan Uji Tarik
Jika pemasangan sudah selesai dilakukan, Anda sebaiknya tidak melewatkan untuk melakukan uji tarik. Hal ini penting untuk memastikan kekuatan dan pemasangan dengan benar.
Butuh Solusi untuk Proyek Konstruksi Anda? Percayakan pada Sika
Angkur memiliki peran vital dalam menjaga kekuatan dan stabilitas struktur beton. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan dukungan dalam memilih jenis, ukuran, serta teknik pemasangan yang tepat layaknya penggunaan chemical anchor berkualitas, seperti Sika AnchorFix®-1 dan Sika AnchorFix®-2+ Tropical.
Produk-produk tersebut dapat Anda percaya sama seperti dengan Sika sebagai perusahaan pembuatnya. Sika sendiri telah memiliki pengalaman selama 114 tahun yang membuatnya sudah banyak dipercaya oleh proyek internasional.
Di Indonesia, Sika menjadi pencetus samen waterproofing dan pernah dipercaya menangani proyek MRT. Sementara untuk proyek global, salah satu yang pernah ditangani oleh Sika yaitu Jembatan Rialto di Venice, Italia pada tahun 2017 yang juga menggunakan produk Sika AnchorFix.
Apabila proyek Anda memerlukan pemasangan angkur baja dan membutuhkan perekat, Anda bisa mengandalkan chemical anchor maupun semen grouting dan menggunakan produk-produk andalan Sika. Dengan menggunakan produk terbaik, maka hasil proyek lebih memuaskan.